Tampilkan postingan dengan label jual beli kardus bekas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual beli kardus bekas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Januari 2016

Menjual kardus berbagai ukuran untuk keperluan usaha anda

Anda memerlukan kardus untuk packing? pindahan atau usaha anda yang lainnya silahkan telpon kami, karena kami menyediakan kardus berbagai ukuran untuk kebutuhan anda. tinggal angkat telpon dan pijit no  maka anda akan mendapatkan kardus yang anda inginkan.

jual kardus, grosir kardus, kardus bekas

Mesin cetak kertas karton merupakan mesin yang dapat mengerjakan proses daur ulang kertas dari bahan kertas avalan, limbah kertas serta bahan alternatif seperti enceng gondok, pelepah pisang, bambu, jerami padi, ampas tebu. Pemilihan bahan baku pembuatan kertas karton dimaksudkan untuk mendapatkan bahan serat pembuat pulp/bubur kertas yang akan dicetak menjadi kertas karton lembaran.

Membuat Bubur Kertas/ Pulp

Tahap dan bagian mesin untuk memproduksi atau daur ulang kertas bekas maupun limbah kertas merupakan hasil modifikasi dari cara kerja membuat kertas metode manual dan sistem kerja yang biasa dilakukan oleh pabrik kertas skala besar. Bagian dan tahap pengerjaan cetak kertas/daur ulang kertas dimulai dari penyiapan membuat bubur kertas/pulp. Setelah pemilahan bahan baku pembuat pulp disiapkan, proses selanjutnya yaitu pembuatan pulp siap cetak. Proses pembuatan pulp dilaekukan oleh mesin holander/bietter. Mesin ini mencacah dan memisahkan serat dan lumpur siap cetak untuk selanjutnya dilakukan penambahan bahan perekat dan pengikat serat atau custom warna.

Mencetak Kertas Karton

Setelah bubur kertas siap, proses selanjutnya yaitu mencetak kertas. Proses cetak kertas dikerjakan di mesin cetak . Mesin cetak ini dapat dikatakan sebagai bentuk mesin fourdrinier sederhana. Metode press dan pentirisan air mengadopsi sistem kerja mesin kertas modern/fourdrinier. Pola kerja mesin ini dengan membawa bubur kertas melaluifelt/wire screen selanjutnya dipress dengan roll untuk memisahkan air dan bubur bahan pembuat kertas karton.

Proses Pengeringan Lembaran Karton

Karton dalam bentuk lembaran hasil cetak di mesin cetak, selanjutnya dikeringkan/ dijemur di lahan pengeringan dengan bantuan panas sinar matahari. Kareka membutuhkan lahan yang luas, saat ini beberapa pelaku usaha melakukan alternatif pengeringan dengan sistem kabinet. Dengan memanfaat uap panas yang terkontrol, mungkin bisa menjadi solusi keterbatasan lahan pengeringan.

Proses perataan Karton

Proses selanjutnya setelah penjemuran/ pengeringan lembaran kertas yaitu meratakan permukaan kertas. Proses ini dikerjakan di mesin yang biasa disebut mesin kalender/Callendar. Mesin kalender melakukan pressing pada permukaan karton sehinggga menjadi rata. Setelah dirasa cukup padat dan lurus/rata selanjutnya proses finishing di mesin pemotong kertas.

Memotong Karton

Memotong kertas hasil olahan biasanya disesuaikan dengan ukura yang diinginkan. Pemesan atau pelaku kerajinan berbahan baku kertas daur ulang ada yang memesandengan spesifikasi tertentu. Disamping ukuran kertas, proses pemotongan juga dimaksudkan untuk merapikan sisi pinggir dari lembaran kertas.

Jika dibandingkan dengan sistem kerja mesin kertas modern/ fourdrinier, metode dan cara kerja dengan metode manual (screen sablon/blender/seterika) juga secara tidak langsung sama dengan proses di mesin cetak kertas karton.


Mesin produksi  daur ulang kertas akan sangat membantu pengrajin maupun pegiat usaha skala UKM. Disamping produk mentah hasil olahan kertas berbentuk lembaran kertas karton, beberapa produk turunan dapat dihasilkan dengan bahan baku kertas hasil olahan dengan mesin daur ulang kertas . Bagian – bagian dari mesin pengolah limbah kertas ini terdiri dari beberapa tahap bagian yaitu proses persiapan bahan, proses pencetakan, proses perataan, proses pengeringan dan proses pemotongan. Semua tahapan diatas diperlukan untuk hasil mendapatkan hasil yang maksimal dalam produksi daur ulang kertas.

Mesin daur ulang kertas merupakan modifikasi dari mesin industri kertas. Dengan design sederhana, akan sangat menghemat biaya modal investasi usaha skala kecil atau UKM. Mesin daur ulang kertas menggabungkan sistem pembuatan manual (screen sablon/blender) dan sistem roll yang biasanya digunakan oleh industri perusahaan besar. dari dua sistem tersebut diakomodasi dan didesaign secara sederhana untuk mesin daur ulang kertas.

Bahan – bahan untuk pembuatan kertas karton / daur ulang kertas dapat memanfaatkan limbah pabrik kertas (sludge/slat) dan kertas bekas. Selain itu dapat juga menggunakan bahan alternatif organik seperti batang bambu, pelepah pisang, enceng gondok, jerami, rumput ilalang.Pemilihan bahan baku dibutuhkan untuk mendapatkan jenis serat yang kuat dan panjang akan sangat membantu dalam penyiapan bahan pembuatan kertas.

Proses pengolahan bahan baku pembuatan kertas (pulp) menyesuikan jenisnya. Jika bahan yang digunakan sludge maka langsung bisa digunakan sebagai pulp untuk langsung dicetak atau dapat juga ditambahkan kertas afalan (kertas bekas) sebagai pengikat seratnya. Ada juga yang menambahkan lem kanji sebagai perekat. Sedangkan proses penyiapan bubur bahan baku kertas dari bahan organik, bahan mesti dipisahkan dari getah dan digemburkan dengan menggunakan NaOH atau soda api. Setelah gembur cairan NaOH dibersihkan dengan menyiram dengan air secara kontinyu.

Cara membuat kertas dengan cara manual yang menggunakan blender sebagai pelembut/penghancur bahan buburan kertas dapat ditingkatkan kuantitas produksinya dengan mesin/alat bietter atau holander. Mesin bietter/holander merupakan bagian penghancur yang dapat memisahkan serat yang dipakai sebagai bubur kertas yang siap cetak.


Kamis, 07 Januari 2016

Jual beli kardus bekas di Bandung

Jika anda pengepul kardus bekas atau mempunyai banyak sekali kardus bekas anda bisa menjualnya kepada kami, kami terima dengan harga yang bersaing.
silahkan kontak ke  kami menerima dan menjual kembali kardus bekas berbagai ukuran. selain kardus kami juga jual dan beli kertas koran, hvs, duplex, kertas semen, botol kaca dll.

kardus bekas, jual beli kardus bekas

Karton box atau yang lebih dikenal dengan istilah kardus di tengah masyarakat memang sangat dibutuhkan. Salah satu fungsi utamanya tentu untuk mengepak atau mengemas barang/material sebelum dikirimkan ataupun dipasarkan. Di samping itu, dus seperti ini bisa dimanfaatkan untuk menyimpan beberapa barang bekas yang tidak terpakai lagi. Anda juga bisa memanfaatkannya ketika ingin mengepak barang sebelum pindah ke rumah baru. Hal ini tentunya untuk memudahkan Anda membereskannya ketika berada di rumah baru.

Sayangnya, tak semua kualitas karton box itu tahan untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya, ada saja dus yang mudah rusak ketika tertindih ataupun jatuh dari suatu tempat. Tak hanya itu, dus juga rentan terhadap air, sehingga Anda perlu menjauhkannya dari air yang menggenang. Bahannya yang terbuat dari karton, tentu sangat mudah rusak ketika ditaruh di sembarang tempat. Layaknya kertas, dus memang memiliki sisi yang lebih tebal ketimbang kertas.

Untuk Anda yang bekerja di pabrik karton box, mungkin beberapa istilah seputar dus tidak begitu asing. Tapi, bagi masyarakat awam tentu hal ini cukup membingungkan ketika harus dijumpai. Oleh karena itu, berikut kami jelaskan beberapa istilah yang biasanya digunakan pada dus, yaitu:

1. Istilah dalam karton box/kardus:
1. Creasing


Kata ini berasal dari bahasa Inggris “crease” yang berarti melipat atau lipatan. Di dalam istilah karton box, creasing sendiri adalah bakal lipatan yang berupa cekungan lurus yang nantinya akan membantu proses melipat. Kedalaman untuk setiap creasing ini berbeda-beda, biasanya berkisar ½ dari ketebalan sheet dus sendiri. Ada pula yang hanya sekitar ¼ bahkan ¾ dari ketebalan sheet yang akan dilipat. Type creasing sendiri ada 3 macam, yaitu point flat, point to point serta three point. Jenis creasing karton box apa yang cocok digunakan tentu tergantung pada model cetakan serta jumlah dindingnya, apakah single wall atau double wall.

2. Jenis dan Bentuk Box/kardus
Box yang digunakan sebagai pembungkus dan berbagai keperluan lainnya yang menyangkut pengemasan, memiliki jenis dan bentuk yang berbeda-beda. Jenis dan bentuk dari box ini disesuaikan dengan keperluan. Berikut adalah pengenalan berbagai macam jenis dan bentuk box. Untuk melihat lebih lengkap daftar model karton box/kardus.

Secara umum bentuk kardus adalah:

2.1 Normal atau standard (A1)/4 Flap



Jenis dan bentuk dari box yang normal atau standard terkenal dengan nama box 4 Flap merupakan tipikal box yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk box ini dibuat dalam bentuk yang sederhana yaitu memenuhi dimensi panjang, lebar dan tinggi. Dilengkapi dengan tutup atas dan bawah yang akan saling bertemu ketika dilipat. Box dengan jenis ini biasa digunakan sebagai box untuk perdagangan atau stok barang-barang yang dijual seperti air minum, makanan, cemilan dan masih banyak lagi.

2.2 Overlap

Jenis box yang termasuk dalam tipikal overlap pada dasarnya memiliki bentuk yang hampir sama dengan jenis box dengan bentuk standard. Hal yang membedakan box bentuk overlap dengan box bentuk standard adalah tutup pada bagian atas dan bawahnya yang dibuat tumpang tindih ketika dipertemukan. Box dengan jenis seperti ini biasa digunakan sebagai pengemasan atau pengiriman dari produk yang termasuk dalam kategori garment, plastik dan sejenisnya.

2.3 Full overlap

Box dengan tipe semacam ini memiliki bentuk dasar yang hampir sama dengan box dalam tipe overlap maupun box standard. Seperti juga box tipe overlap, box tipe full overlap memiliki karakteristik yaitu ujung flap yang akan menutupi sampai dengan ujung dari box ketika ditutup. Box dengan jenis overlap juga dipergunakan dalam pengemasan dan distribusi dari produk seperti plastik, kain dan sejenisnya.

2.4 Top – bottom/Telescope Box
Berbeda dari ketiga tipe box sebelumnya yang menjadi satu kesatuan utuh, box dengan jenis top – bottom memiliki bagian box yang dibagi menjadi bagian atas (top) dan bagian bawah (bottom). Box dengan jenis ini memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi dengan bagian atas akan tepat melengkapi ukuran dari box bagian bawah dan menutup box ini dengan rapat. Box dengan tipe top – bottom biasa digunakan dalam distribusi kain, makanan maupun suku cadang.